Melihat Hujan Meteor - Toko Astronomi

Melihat Hujan Meteor

1 tahun yang lalu    
Melihat Hujan Meteor

Saat kamu memandangi langit yang penuh dengan gemerlap bintang-bintang pasti kamu suka dikejutkan dengan seleret cahaya yang datangnya entah dari mana saja itu berasal, orang-orang dahulu menganggapnya sebagai bintang jatuh kemudian mitosnya ketika fenomena itu terjadi mereka langsung berdoa berharap doa mereka dikabulkan, tapi tahukah kamu? ternyata itu bukan bintang jatuh karena bintang tidak pernah jatuh, hal tersebut adalah metoeroid.

Meteoroid terkadang terjadi beramai-ramai seperti hujan maka hal ini sering juga dikenal sebagai hujan meteor bukan air atau hujan es :), hujan meteor berasal dari satu titik yang dikenal dengan nama titik radian. Titik radian ini jugalah yang menyebabkan pada setiap terjadinya hujan meteor mempunyai nama, karena titik radian selalu membelakangi satu rasi bintang. Contonya hujan meteor tersebut berasal dari rasi bintang leo, maka disebut sebagai hujan meteor leonids, kalau berasal dari rasi bintang gemini disebut sebagai hujan meteor geminids dan seterusnya.

https://pbs.twimg.com/media/CVMxYYtUYAAaH4S.jpg

Dalam satu tahun hujan meteor bisa terjadi sebanyak kurang lebih 10 kali. Nah, sebelum berlanjut, kalian semua tahu tidak, meteor itu apa sih? Meteor adalah batu-batuan/serpihan luar angkasa yang disebut meteoroid, meteoroid ini memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan yang sangat tinggi, ukuran meteoroid biasanya hanya sebesar batu kerikil atau lebih kecil lagi, namun meteoroid ini hancur sebelum mencapai permukaan Bumi dan menimbulkan cahaya yang disebut cahaya meteor, cahaya meteor ini bermacam-macam warnanya yang dihasilkan oleh materi yang terkandung di dalam meteroid tersebut dan hal ini jugalah yang membuat hujan meteor sebagai fenomena langit yang jangan sampai kamu lewatkan karena ini indah sekali. Apabila ada meteoroid yang berhasil memasuki atmosfer Bumi maka disebut sebagai meteorit.

Bagaimana sih cara mengamati hujan meteor? Ini dia hal-hal yang harus kamu perhatikan, karena pastinya kamu semua ingin sekali melihat fenomena langit yang indah ini dan tidak mau kehilangan momennya.

Pertama, waktu yang tepat, maksudnya misal ketika kamu ingin melihat hujan meteor leonids ya kamu harus tahu kapan rasi bintang tersebut terbit di ufuk timur dan sesuai perhitungan yang sudah dijadwalkan akan adanya fenomena tersebut. Di sini juga butuh yang namanya peta langit agar mempermudah kamu mengetahui kapan rasi bintang itu terbit dan letaknya di mana.
Kedua, langitnya harus cerah, maksudnya cerah itu tidak berawan jadi ketika melihat langit kamu langsung melihat ribuan bintang di langit.
Ketiga, tempat yang gelap, maksudnya disekeliling kamu usahakan tidak ada banyak lampu-lampu yang menerangi karena cahaya lampu bisa membiaskan penglihatan kamu ke langit.
Keempat, buat kamu yang suka atau hobi fotografi jangan sampai tidak mengabadikan momen ini, karena ini keren banget, apalagi kalau kamu bisa memfotonya.

Ouh iya, di sini kamu tidak memperlukan teleskop karena lebih asyik melihat hujan meteor dengan mata telanjang. Dan biasanya fenomena hujan meteor berlangsung pada waktu setelah tengah malam, di mana waktu-waktu itulah langit selalu cerah (pengalaman pribadi).
Nah, itu aja sih informasi yang bisa saya berikan untuk teman-teman yang ingin menikmati fenomena hujan meteor. Terakhir ketika kamu mengamati hujan meteor jangan lupa siapkan kopi atau teh dan cemilan-cemilan untuk menemani kamu mengamat hujan meteor jangan lupa juga bawa tikernya, agar kamu bisa sambil tidur-tiduran melihat langitnya agar menambah kenikmatan melihat langit.

Sekian.

Terimakasih ya buat teman-teman yang sudah mau membaca tulisan ini. Salam Astronomi

By: @dedynih



Artikel Terkait



Komentar Artikel "Melihat Hujan Meteor"